28 February 2015

BBM Naik, Warga Bengkulu Sulap Sampah Plastik Jadi BBM Alternatif



Sampah merupakan permasalahan yang hingga saat ini pemecahannya masih belum maksimal. Permasalahan tersebyt juga dialami oleh warga Bengkulu.

Melansir dari data yang diperoleh BLH kota Bengkulu, Di
Propinsi Bengkulu setiap rumah tangga menghasilkan limbah kira-kira sebanyak 0,8 kg/hari atau 288 kg per tahun. Untuk itu warga mulai memutar otak untuk mengatadi permasalahan tersebut.

Bersamaan dengan permasalahan sampah tersebut, hari ini, Minggu 1/03/2014 pemerintah kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak / BBM menjadi Rp 6.800/liter untuk premium. Sementara harga solar tetap Rp 6.400/liter.

Untuk itu Kabid Sumber Daya Manusia dan Teknologi Tepat Guna Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten
Mukomuko, Bengkulu mulai mendorong masyarakat untuk bekerja sama mengolah sampah plastik menjadi BBM alternatif.

BBM alternatif dari limbah plastik ini sangat mudah dibuat dan bisa ditiru oleh masyarakat Indonesia. Baham yang diperlukan hanyalah kaleng roti bekas, selang kecil,
kompor gas, ember berisi air, dan botol plastik minum kemasan untuk menampung BBM.

Plastik bekas yang dipanaskan pada kaleng susu tersebut akan menghasilkan BBM alternatif yang nantinya akan dialirkan melalui selang yang terhubung pada botol penampung, agar selang tidak ikut meleleh, selang disalurkan melalui seember air yang berfungsi sebagai pendingin.

Dalam pembakaran 300 plastik gelas minum bekas yang dapat dihadilkan 139 cc BBM alternatif. Mengetahui pengetahuan tersebut, Kabid Sumber Daya Manusia dan
Teknologi Tepat Guna Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten
Mukomuko Hanif mengatakan penemuan ini harus segera di patenkan dan bisa dikembangkan.

"Seharusnya dicarikan solusi agar biaya yang digunakan lebih efisien. Tanpa menggunakan BBM atau gas untuk memasak bahan bakunya (untuk membakar)," ujarnya, Sabtu 28/02/2015 kepada Republika Online.



Sebenarnya di negara lain seperti India dan Jepang, Australia dan Amerika sudah diciptakan dan dikembangkan mesin yang dapat mengkonversi sampah plastik menjadi BBM alternatif dengan quota sampah yang lebih besar.

Berdasarkan informasi dari Plastic2Oil®, perusahaan internasional yang bergerak dalam bidang bioteknologi yang mengkonversi sampah plastik menjadi BBM alternatif, hasil pembakaran sampah plastik tersebut dapat menghasilkan BBM alternatif yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.

No comments:

Post a Comment

Followers

Flickr