Lets Share Our InZpiration

07 August 2011

Inilah alasan kenapa banyak Orang Tua menyiram jalanan ketika pagi, siang atau sore hari.

Inilah alasan kenapa banyak Orang Tua menyiram jalanan ketika pagi, siang atau sore hari.

Kita sebagai generasi muda mungkin menganggap kebiasaan orang-orang tua yang sering menyirami jalanan di depan rumahnya adalah agar debu tidak berterbangan dan agar terasa lebih sejuk. Bisa dibilang itu benar, namun taukah kamu sejarah apa di balik Menyiram Jalan raya itu?

Seperti yang kita tau, Indonesia pernah di jajah oleh beberapa bangsa dari Spanyol Belanda, Inggris terus Belanda lagi dan kemudian Jepang, banyak sekali penderitaan yang dialami oleh rakyat Indonesia pada masa itu, namun taukah kamu bahwa Penjajah tidak 100% jahat, mereka juga mewariskan banyak hal, seperti gedung, jalanan dan kereta api, bahkan dalam pembuatan DAM rakyat Indonesia baru mengetahui setelah dijajah Belanda.

Sebelum di jajah, Indonesia sama sekali tidak terdapat jalan raya, hanya jalanan setapak yang berlumpur bila hujan tiba, dan hanya selebar kereta kuda saja. Lalu kemudian setelah penjajahan terjadi, lebih tepatnya pada masa penjajahan Belanda, dibangunlah jalan raya pertama Indonesia, yang dikenal dengan jalan raya Pos Daendles yang membentang dari anyer sampai panarukan yang pada masa pembuatannya terdapat banyak korban jiwa. Tujuan dibangunnya Jalan Raya Pos Daendles ini adalah untuk memperlancar pertahanan terhadap serangan Inggris yang bisa datang tiba-tiba.

Nah lalu sekarang apa hubungannya sejarah diatas dengan Menyiram Jalan?

Jadi begini, apabila seseorang tiba-tiba diberikan sesuatu barang yang baru, yang selaa hidupnya belum pernah dilihat, maka pasti orang tersebut akan bingung menggunakannya. Nah itulah yang terjadi dengan orang Indonesia, dengan tiba-tiba dibangun jalan raya yang bagus tersebut, mereka sangat bingung, mereka ketakutan dan mereka juga tidak tau apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di jalan raya, jadi mereka memberlakukan jalanan aspal seperti jalanan tanah liat, kotoran kuda dibiarkan begitu saja, bahkan orang-orang pribumi juga membuang hajat di jalanan. Melihat hal itu, orang belanda menganggap kotoran tersebut akan menjadi debu dan sewaktu waktu bisa terbawa angin dan masuk ke rumah mereka yang mengakibatkan banyak penyakit, sehingga pada saat itu ada peraturan bahwa orang pribumi harus menyiram jalanan agar bersih dari debu. Maka dari itulah orang-orang tua banyak yang melakukan hal tersebut dan menurunkannya pada anak cucunya hingga sekarang.

1 comment:

  1. bab ini boleh nggak sih di rangkum jd tugas ? :p

    ReplyDelete