Lets Share Our InZpiration

05 January 2011


SAREKAT ISLAM (10 SEPTEMBER 1912)

Latar Belakang
Budi Utomo gagal menjangkau keanggotannya sampai kepada lapisan masyarakat yang paling rendah (masyarakat petani) di desa-desa. Seperti yang telah saya kemukakan diatas, keanggotaan Budi Utomo terbatas pada penduduk bumiputera di Jawa dan Madura. Kemudian diperluas untuk Bali dan Lombok (Baca Tulisan saya sebelumnya tentang Budi Utomo). Bilamana dilihat dari struktur sosial, maka keanggotaan Budi Utomo terbatas pada kaum Priyayi (bangsawan), bupati, pegawai negeri, dan kaum terpelajar. Sedangkan kaum tani tidak berhasil dijangkau karena stelsel feodalisme yang kuat. Sarekat Islam lebih Demokrasi dan dapat menjangkau masyarakat petani di desa-desa melalui agama Islam.

INDISCHE PARTIJ (25 DESEMBER 1912)

Latar Belakang
Indische Partij adalah organisasi modern ketiga yang berdiri setelah Budi Utomo dan Sarekat Islam (Baca Tulisan saya sebelumnya). Organisasi ini merupakan organisasi pertama yang secara tegas menyatakan berpolitik. Dengan  demikian Indische Partij adalah partai politik pertama di Indonesia. Indische Partich ingin menggantikan Indische Bond yang berdiri pada tahun 1899. Indische Bond adalah organisasi kaum Belanda peranakan (Indo) dengan pimpinan K. Zaalberg, seorang indo. Tujuan organisasi ini adalah untuk memperbaiki kaum Indo. Pada masa itu kaum Indo menaruh dendam yang tak ada hingganya kepada bangsa Belanda dan segala sesuatu yang bercorak Belanda. Hal ini disebabkan kaum Indo seolah-olah menjadi "golongan yang dilupakan" oleh bangsa Belanda.